Solusi Mengatasi Kegagalan Dalam Membranding Sebuah Produk

Bisnis pakaian sekarang belakangan ini semakin diminati banyak kalangan kusunya anak muda. Selain mendatangkan banyak keuntungan, tapi risiko bisnis ini relatif kecil. Produk pakaian tidak akan basi atau mudah rusak seperti makanan. Pakaian  merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, sehingga pasti ada peminatnya. Maka tidak heran lagi kalau semakin banyak yang membuka bisnis pakaian.

Dalam dunia bisnis khususnya pakaian, perkembangan teknologi pemasaran menjadi sesuatu yang berpengaruh dalam mengembangkan bisnis sehingga setiap produsen berlomba-lomba untuk dikenal oleh konsumennya dengan membuat label untuk brand mereka. Pasalnya, para konsumen hari ini, ketika mereka hendak membeli pakaian yang mereka pertimbangkan tidak hanya model pakaiannya saja, tapi mereka juga melihat keberadan brand atau merk pakaian tersebut. Ketika brand tersebut sudah menjadi favorit atau bahkan sudah menjadi brand ternama, maka pakaian akan banyak diminati oleh pasaran. Masalah kualitas keberadaan merk yang sudah dipercaya mampu menjadi jaminan. Oleh karena itu, untuk membangun satu buah bisnis pakaian anda juga perlu membangun brand terlebih dahulu.

Branding adalah bagian yang sangat mendasar dalam sebuah pemasaran yang harus didalami secara menyeluruh. Branding dapat menentukan kemajuan sebuah produk di dalam persaingan pasar. Kenapa dikatakan demikian? Sebab, branding produk termasuk komponen penting yang akan menentukan pelanggan bagaimana mereka membeli dan mengambil sebuah keputusan. Brand yang baik akan menempatkan posisi produk anda di atas dan membantu produk anda menjadi pilihan utama bagi konsumen.

Nama, logo, slogan, karakter, kemasan merupakan elemen branding yang wajib diperhatikan. Kurangnya membangun ekuitas branding merk menjadi salah satu penyebab fatal kegagalan branding. Jika suatu produk telah memiliki ekuitas merk yang kuat maka mereka dapat melakukan berbagai macam strategi seperti co-branding, bran extension, line extansion serta beberapa setrategi pengembangan merek lainnya.

Beberapa solusi untuk mengatasi kegagalan dalam membranding sebuah produk:

  1. Memunculkan daya tarik brand yang inovatif
  2. Menguatkan brnad extension
  3. Selalu evaluasi dan berinovasi
  4. Analisa pasar dan tepat sasaran
  5. Menganalisis bisnis yang sedang tumpul
  6. Memahami komersialisasi merk

Seorang pembisnis harus memahami hal ini, sebab hal ini akan sangat membantu pembisnis membuat brand yang baik. Idealnya, brand akan menjadi kepribadian, karakter dan jiwa bagi perusahaan. Brand akan menjadi perwujudan kepercayaan, antisipasi kualitas dan performa, serta yang paling penting, mempunyai perasaan bahwa hal ini adalah identitas yang ingin tunjukkan kepada pelanggan.

Related Articles